Cadangan Devisa Kembali Menyusut pada April 2024

Jumat, 10 May 2024

JAKARTA. Posisi cadangan devisa turun pada April 2024. Bank Indonesia (BI) melaporkan, posisi cadangan devisa di periode tersebut mencapai US$ 136,2 miliar, turun dibandingkan posisi Maret yang sebesar US$ 140,4 miliar. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan, penurunan cadangan devisa pada April tersebut karena ada upaya BI meredam pelemahan nilai tukar rupiah sejak pertengahan April. "(Cadangan devisa) turun memang terjadi outflow dan melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah. Tapi kami memastikan cadangan devisa akan lebih dari cukup," tutur Perry dalam konferensi pers perkembangan ekonomi terkini, Rabu (8/5). Meski begitu, dia memastikan ada aliran modal asing yang masuk pasar domestik pada pekan pertama dan kedua Mei 2024 senilai Rp 22,84 triliun. Dengan semakin stabilnya nilai tukar rupiah, BI mengklaim cadangan devisa akan meningkat. Ia juga menyebut posisi cadangan devisa Indonesia masih jauh lebih tinggi dari standar Dana Moneter Internasional (IMF). "Sehingga enggak usah gundah gulana, enggak usah insecure, memang wajarnya begitu," tambah Perry. Sebelumnya, Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Fadjar Majardi menyampaikan, penurunan posisi cadangan devisa pada April 2024 antara lain dipengaruhi pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar rupiah seiring peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global.

Sumber : Kontan 10 Mei 2024

 


One Line News

Investalearning.com
Admin (Online)